Breaking News

Mengapa Hells Angels Tidak Menggunakan Apostrophe??


Apa itu apostrophe?

Dalam Bahasa Inggris, secara sederhana apostrophe bisa dikatakan sebagai sebuah tanda baca yang berfungsi untuk; mengeliminasi satu huruf atau lebih (contohnya: I am = I’m, Do not = Don’t), menandakan kepemilikan (Susi’s house, Damar’s book) dan menandakan betuk jamak.

Lalu apa kaitannya dengan Hells Angels?

Coba saja perhatikan baik-baik kata Hells Angels. Disana tidak ada apostrophe yang digunakan, yang fungsinya untuk menandakan kepemilikan. Secara harfiah kata Hells Angels bisa diartikan menjadi malaikat-malaikat dari neraka-neraka, namun itu terdengar agak janggal, walaupun sah-sah saja. Grammatically, seharusnya kata Hell menggunakan apostrophe dan ditulis menjadi Hell’s Angels yang artinya Malaikat-malaikat dari neraka atau para malaikat dari neraka yang terdengar lebih baik.

Lalu kenapa mereka tetap keukeuh tidak mau menggunakan apostrophe?


Ternyata bukan sekedar ingin menunjukan eksistensi mereka sebagai sebuah outlaw sehingga aturan tata bahasa pun mereka labrak, ada makna filosofis yang ingin mereka bagi tentang kehidupan dibalik nama tersebut. Jadi tidak berlaku bagi mereka istilah What’s in a name-nya Shakespeare. It’s mean a lot to them!

Ini alasan mereka:

“Should the Hells in Hells Angels have an apostrophe, and be Hell’s Angels? That would be true if there was only one Hell, but life & history has taught us that there are many versions and forms of Hell”.

Yah, bagi mereka, kehidupan telah mengajarkan bahwa neraka itu tidak hanya satu, “Hell” yang tanpa apostrophe itu adalah manifestasi dari berbagai versi dan sejarah panjang kehidupan yang keras yang dijalani para Angels.

Semoga kita selalu bisa mengambil sisi positif dari setiap hal, dan tidak meremehkan hal-hal kecil. Seperti kata teman saya:

“kabeureuyan mah lain ku tulang sapi tapi ku cucuk peda”.

(Artikel ini merupakan salinan dari laman blog xdinx.wordpress.com)

No comments